Packing Vacuum atau Pengemasan Hampa Udara adalah metode penyimpanan dan penyajian suatu produk, bisa berupa makanan, yang ditujukan untuk dijual atau untuk penyimpanan dalam waktu yang lebih lama. Tepatnya jenis makanan disimpan dalam lingkungan kering, biasanya dalam kemasan kedap udara atau botol untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme.

Lingkungan yang  vacuum atau kedap udara akan  menghilangkan oksigen, melindungi makanan dari kerusakan fisik dan rasa dengan membatasi pertumbuhan bakteri aerobik atau jamur , dan mencegah penguapan dari komponen atau unsur yang mudah menguap (volatile). Kemasan vakum biasanya digunakan untuk penyimpanan jangka panjang makanan kering seperti sereal , kacang-kacangan ,  abon, keju ,  ikan asap , kopi , dan keripik.

Hal ini juga untuk penyimpanan makanan segar seperti sayuran, daging, selai pisang, dan makanan hasil olahan lainnya supaya masa daluwarsa pemakaian menjadi lebih lama. Kemasan makanan Vacuum dapat memperpanjang masa daluwarsa hingga 2 – 3 kali bila disbanding dengan pengemasan biasa.




Pengemasan Vacum / vacuum pada produk yang dikemas dapat mengurangi oksigen dalam kemasan, sehingga reaksi oksidasi lemak dapat dihalangi. Pengemasan Vacum / Vacuum memberikan pengaruh rasa yang lebih disukai oleh konsumen. Rasa akan berubah jika terjadi reaksi oksidasi dan hidrolisa minyak yang menghasilkan rasa dan bau tengik.

Kemasan Hampa Udara selain berfungsi untuk memperpanjang usia produk, pengemasan hampa udara juga sangat berguna untuk mengurangi kadar bunga es pada produk-produk perikanan yang dimasukkan ke dalam freezer.


Pengemasan hampa udara pangan akan memperkecil kerusakan komposisi gizi dan kontaminasi bakteri yang sangat merugikan. Pengemasan hampa udara juga bermanfaat dalam memperpanjang masa simpan bandeng asap dan mencegah oksidasi lemak yang menyebabkan ketengikan (rancidity) pada bandeng asap.

Suatu percobaan pemindangan diikuti dengan pengemasan hampa udara telah dilakukan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap perubahan kadar asam lemak omega-3 ikan setelah pemasakan dan selama penyimpanan. Ikan kembung berukuran 125-150 g/ekor dengan kadar lemak 1.8-3,42 persen dipindang dengan merebusnya (100 derajat C.) dalam larutan garam 30 persen selama 15 menit. Ikan pindang kemudian dikemas dengan dan tanpa hampa udara sebelum disimpan selama 6 hari pada suhu kamar (28-30 derajat C).

Pengamatan dilakukan terhadap perubahan profil asam lemak (dalam persen terhadap asam lemak total) setelah pemindangan dan selama penyimpanan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa proses pemindangan menurunkan kandungan asam lemak omega-3 dan polienoat berturut-turut 14 persen dan 14,8 persen, akibatnya monoenoat dan asam lemak jenuh meningkat berturut-turut sebesar 9 persen dan 31,6 persen dibandingkan persen relatif terhadap asam lemak total sebelum ikan dipindang. Pengemasan  hampa  udara ternyata mampu mempertahankan asam lemak omega-3 dan omega-6. Pengemasan  ini juga mampu memberikan monoenoat dan asam lemak jenuh yang lebih kecil dibandingkan tanpa hampa udara. E In ID1998000452 Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia (Indonesia) 0853-5884 v. 2(4) p. 59-65 (1996).


Kemasan yang cocok untuk ikan peda adalah kemasan plastic vacuum, karena ikan peda memiliki aroma yang khas dan rasa daging yang khas dan peda melalui proses pengeringan menggunakan garam yang menyebabkan kadar air di tubuh ikan menjadi rendah, hal ini memacu tumbuhnya jamur asperrgillus spp. dan penicillium spp. yang dapat menurunkan nilai estetika dengan kerusakan fisik dan menghasilkan racun. Bila ikan peda dikemaskan dalam plastic vacuum akan menghindari hilangnya aroma khas yang dimiliki ikan peda karena tidak bereaksi dengan udara yang ada dalam kemasan, dalam kemasan vacum tidak ada udara sehingga Rasa dagingnya yang khas juga akan tetap terjaga, yang disebabkan bakteri dalam kemasan akan mati dan kalau ada akan sangat terhambat, jadi daging akan tetap enak rasanya tanpa di rusak oleh aktivitas bakteri.

Keuntungan lainnya adalah dalam segi volume barang kemasan kita. Kemasan vacuum (hampa udara) efektif dalam menjaga kualitas dan memadatkan kemasan menjadi volume yang lebih kecil yang bisa menghemat biaya pengiriman. Posisi produk yang dikemas vacuum akan lebih rapat, apabila ada tambahan kemasan luar missal box kertas, maka isi kemasan dalam menjadi tidak mudah berantakan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s